Pati, 19 Oktober 2025

Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana alam, SEJAM PEDULI dalam rangka Hari Santri Nasional 2025 Kolaborasi mengadakan kegiatan Reboisasi Gunung Kendeng 2025 yang resmi digelar pada Ahad, 19 Oktober 2025, bertempat di Balai Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ini hasil kolaborasi dengan berbagai elemen lembaga dan komunitas sosial di Pati. Beberapa elemen masyarakat yang hadir di antaranya aparat desa, LAZISNU Kab Pati, LPPNU Pati, Peduli Kendeng Hijau, karang taruna dan para relawan dari berbagai komunitas di Pati. Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Gunung Kendeng sebagai sumber kehidupan masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari panitia dan perwakilan aparat desa yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Setelah doa bersama, para peserta bergerak menuju area lereng Gunung Kendeng untuk melakukan penanaman ratusan bibit pohon produktif dan pelindung.

Edi Kiswanto selaku Ketua SEJAM PEDULI menyampaikan kegiatan ini dalam rangka Hari Santri Nasional 2025. Kemudian reboisasi ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga langkah nyata dalam melestarikan sumber air dan menjaga keasrian hutan Kendeng.

“Gunung Kendeng adalah paru-paru bagi masyarakat Pati dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengembalikan keseimbangan alam yang mulai tergerus oleh aktivitas manusia,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan, kegiatan reboisasi ini diharapkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan untuk menghijaukan kembali kawasan Gunung Kendeng serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.